Teman-teman Pipi

Lama juga ya Pipi tak menulis. Wow, pipi pasti lagi keranjingan twitter.  Dengan facebook dan twitter Pipi jadi punya banyak teman. Namun demikian Pipi tidak melupakan sahabat-sahabat Pipi. Dan untuk menepis rasa kangen Pipi pada mereka, hari ini Pipi mau cerita tentang sahabat-sahabat Pipi itu. Ingin tahu? Tegakkan sandaran kursi pasang sabuk pengaman dan baca cerita di bawah ini baik-baik ya.

1. Kunang-kunang.

Ini sahabat Pipi yang paling mungil. Biar tubuhnya tampak rapuh namun dia mempunyai kekuatan yang dahsyat, yaitu cahaya di tubuhnya.  Pipi pernah bertanya-tanya bagaimana seekor hewan kecil tahan dengan panas yang dikeluarkan dari cahaya yang dihasilkan dari dalam tubuhnya. Ternyata, cahaya itu dihasilkan oleh sinar dingin, yang dinamakan luminescence. Pipi kira kunang-kunang itu tahan panas. Kalau Pipi sih sudah pasti nggak kuat. Jangan-jangan malah bisa meleleh. Loh?

Nah, kalau kamu suatu saat melihat kunang-kunang pada malam hari, maka bisa dipastikan itu adalah kunang-kunang jantan. Karena hanya kunang-kunang jantan yang memiliki sayap. Dan… ssstt, cahaya di tubuh kunang-kunang jantan itu juga satu cara mereka menarik perhatian pasangannya. Ehem, kalau Pipi masih kecil sih jadi belum boleh lirak-lirik mencari pasangan. Nanti aja kalau dah gede, kata ayah penguin. Sekarang tugas Pipi belajar dulu.

Kalau kamu mau melihat kunang-kunang, sesekali coba camping ke hutan, main-main di dekat rawa atau sawah, kunang-kunang banyak ditemui di sana. Kunang-kunang biasa terbang di antara deretan tanaman dan semak-semak rumput. Cahaya yang dipancarkan kunang-kunang sungguh indah memesona.

2. Uing-uing (lebah).

Eh uing-uing itu nama panggilan sayang Pipi untuk sahabat Pipi satu ini. Nama aslinya adalah lebah.  Lebah termasuk jenis serangga juga. Kepopuleran lebah sebagai penghasil madu berbanding lurus dengan beruang bintang kesayangan anak-anak di televisi. Dia lah  “Winnie the Pooh” si beruang pemakan madu. Dalam koloni lebah, serangga betina mempunyai peran penting. Hanya ada satu lebah ratu dalam setiap kelompok. Lebah ratu mempunyai tugas untuk kawin dan bertelur. Dalam sehari ia mampu menghasilkan ribuan telur. Wah, banyak sekali, bukan? Menariknya, lebah membuat sarangnya dengan susunan yg sangat efisien sehingga membuat mereka mampu menghasilkan madu lebih banyak. Konon, lebah juga mempunyai sifat-sifat mulia yang bisa dijadikan tauladan bagi makhluk ciptaan tuhan yang lain, yaitu manusia.

3. Tupai

Teman Pipi satu ini sangat lincah. Gerakannya gesit dengan ekor tegak berumbai. Mata tupai yang bulat hitam sungguh menggemaskan. Tupai menyukai biji-bijian, seperti kenari. Ada banyak jenis kenari, antara lain: almond, macadamia, kenari brazil, dan lain-lain. Jangan salah menyamakan kelompok biji dengan kacang-kacangan. Kacang mengandung kadar lemak tinggi. Sebaliknya, biji-bijian mempunyai kandungan protein yang tinggi. Inilah yang membuat tupai-tupai sehat dan lincah. Jadi, jangan memberi tupai dengan kacang-kacangan ya, nanti dia bisa sakit loh.

Oya, tupai memiliki indra penglihatan yang rabun dalam jarak dekat. Jika kamu ingin memberi tupai makanan, jangan berikan dengan jari atau tanganmu. Tupai bisa salah mengartikan jari atau tanganmu sebagai biji. Jangan lupa, gigi tupai sangat tajam. Untuk menggigit atau mengelupas bagian luar kulit kenari yang kuat dan tebal itu, manusia perlu menggunakan batu besar atau palu. Jadi, bayangkanlah betapa tajamnya gigi tupai. Tapi, kamu jangan khawatir, karena tupai adalah hewan yang jinak dan bersahabat.

4. Kupu-kupu
Warna-warni sayapnya sangat indah. Gerakannya yang lembut dan lincah menyiratkan ceria dan dinamisme kehidupan.Kupu-kupu adalah hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Dari telur, ulat, kepompong dan keluar sebagai kupu-kupu.

Pipi  pernah loh melihat proses metamorfosis ini terjadi. Berminggu-minggu Pipi tak sengaja memperhatikan kepompong yang menempel dengan nyaman di dinding kerikil dan berbatu di depan pintu rumah Pipi di Bandung (oya, Pipi sempat tinggal di Bandung sebelum akhirnya pindah ke Jakarta. Pipi kan senang berpetualang :) ). Di dekat dinding terdapat pohon jeruk limau dan beberapa tanaman liar. Dinding warna hijau itu sepintas memang mirip daun. Kulit kepompong mulai merekah perlahan. Tampaknya makhluk mungil di dalam sana ingin segera keluar dari rumahnya yang mulai terasa sesak. Tak lama, dari dalam kepompong keluar seekor kupu-kupu. Sejenak kupu-kupu terbang dengan jarak yang dekat sebelum ia akhirnya terbang jauh.

5. Penguin

Hehehe, ini cerita tentang kaum Pipi sendiri. Boleh donk narsis sebentar :) . Bangsa penguin adalah pemakan ikan. Pemburu yang paling handal. Penguin hidup berkoloni dan tinggal di benua Antartika di kutub Selatan. Kondisi cuaca di sini dingin sepanjang tahun. Bagaimana dinginnya? Brrr… sangat dingin deh. Tak ada manusia yang tinggal di kutub selatan, kecuali beberapa peneliti yang tertarik dengan kehidupan kami di sini. Wow, kami pasti sangat unik ;-) .

Pipi cerita masa kecil Pipi dulu ya. Cerita ini dikisahkan oleh Ayah dan Ibu Pipi.

Waktu Pipi masih jadi telur, Ibu Pipi harus pergi mencari makan. Penguin betina pergi lama, bisa berbulan-bulan karena perjalanan untuk mencari makan sangat sulit, belum lagi cuaca yang tak ramah dan ancaman predator lainnya. Terus Pipi siapa yang menjaga? Oh, tentu saja ada ayah Pipi. Penguin jantan harus berjuang menghangatkan bayi telur penguin. Penguin jantan berdiri berdempetan satu dengan lainnya untuk saling menghangatkan. mereka akan selalu bertukar tempat dengan penguin yang berada di tepian untuk memberikan kesempatan kepada penguin itu agar merasa hangat. Para penguin jantan akan menjaga telur-telur itu di atas kaki mereka agar telur senantiasa hangat.

Berat sekali perjuangan ayah Pipi untuk menjaga agar Pipi tetap hangat sampai saatnya Pipi keluar dari telur itu.  Pada waktunya, telur menetas dan Pipi keluar dari telur. Pada waktu yang bersamaan Ibu Pipi datang membawa makanan. Ibu Pipi akan memberikan Pipi makan melalui mulutnya. Eh, tapi bagaimana ayah Pipi bisa mengenali Ibu Pipi ya? Atau sebaliknya? Kan banyak sekali penguin lain. Ternyata, kata ayah Pipi, masing-masing mereka mempunyai suara yang dapat dikenali oleh pasangannya.  Romantis ya? ;-)

Leave a comment

Your comment